Kuliah Umum dan Webinar PWK UMRAH #1 : Potensi Dan Penataan Wilayah Pesisir Dan Laut Terintegrasi

Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) sukses menyelenggarakan Kuliah Umum Perdana dan Webinar PWK UMRAH Series 1 pada 24 Oktober 2025 yang bertemakan “Menata Masa Depan Pesisir: Antara Potensi, Tantangan, dan Harapan” dengan menghadirkan Abdi Tunggal Priyanto, Ph.D., Direktur Perencanaan Ruang Perairan Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, Abdi menekankan bahwa Indonesia sebagai negara kepulauan dengan potensi kelautan yang sangat besar. Namun, untuk mengoptimalkan potensi tersebut, perlunya pendekatan penataan ruang yang terintegrasi antara darat dan laut, didukung oleh data spasial yang kuat dan kebijakan yang sinkron.

Abdi juga menjelaskan pentingnya kebijakan “Satu Tata Ruang” dan penerapan Marine Spatial Planning (MSP) untuk mengelola potensi dengan cara yang terintegrasi dan berkelanjutan. Lebih lanjut, Abdi menyoroti pentingnya regulasi nasional, seperti UU Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil. Ia juga mengulas tentang pentingnya rencana tata ruang laut provinsi yang terstruktur dengan baik untuk menghindari konflik pemanfaatan ruang dan degradasi ekosistem. Di akhir pemaparan, Abdi memperkenalkan konsep Integrated Blue Economy, yang menekankan keseimbangan ekologi, sosial, dan ekonomi melalui integrasi lintas sektor, partisipasi publik, serta solusi berbasis alam untuk adaptasi perubahan iklim di kawasan pesisir.

Kuliah umum dan webinar perdana PWK UMRAH ini juga dihadiri oleh 93 peserta terdiri dari akademisi, praktisi, dan pemangku kepentingan di bidang pengelolaan wilayah pesisir dan laut Indonesia, yang berasal dari berbagai instansi dan universitas, termasuk Kementerian Kelautan dan Perikanan, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Timur, serta universitas ternama seperti Universitas Padjadjaran, Universitas Muhammadiyah Surakarta, dan Universitas Muhammadiyah Sorong. Kegiatan ini dimoderatori oleh Arie Afriadi, S.T., M.P.W.K. yang juga merupakan koordinator program studi Perencanaan Wilayah dan Kota UMRAH, dan diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang memberikan ruang bagi peserta untuk mendalami lebih jauh isu-isu terkait penataan ruang pesisir dan laut Indonesia.

Kegiatan ini tidak hanya memperkaya wawasan peserta, tetapi juga mempertegas komitmen Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Maritim Raja Ali Haji dalam mendorong terciptanya perencanaan ruang yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, khususnya di kawasan pesisir. Dengan adanya sinergi antara pemerintah, akademisi, dan pemangku kepentingan, besar harapan terwujudnya pengelolaan wilayah pesisir yang lebih bijaksana dan ramah lingkungan. Mari kita wujudkan masa depan pesisir yang lebih baik melalui kolaborasi, inovasi, dan penguatan kebijakan yang berbasis pada keberlanjutan dan keadilan sosial.

 

 

 

“`

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *